Loading...

Indra Pelani: Menjemput Maut Ketika Mempertahankan Hak Atas Lahan

Jambi, 2015 – Indra Pelani merupakan warga Desa Lubuk Mandrasa, Kabupaten Tebo, Jambi yang tergabung dalam Serikat Tani Tebo Jambi. Ia bersama anggota Serika Tani Tebo lainnya bersama-sama berjuang melawan pendudukan lahan pertanian mereka yang dilakukan oleh PT Wirakarya Sakti (PT WKS)  PT WKS merupakan anak perusahaan grup Sinar Mas, Asia Pulp and Paper (APP). Perusahaan tersebut menyuplai bahan baku yang dibutuhkan oleh perusahaan kertas yang berada dibawah APP.

PT. WKS (mendapatkan areal konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) di lima kabupaten di Jambi, yaitu Batang Hari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Tebo. Seperti yang kerap terjadi, penunjukan kawasan dan penetapan SK oleh Menteri Kehutanan atas areal konsesi HTI tersebut dibuat secara sepihak. Pihak perusahaan menggusur semua tanaman dan pondok masyarakat sebagai upaya untuk menyatakan bahwa kampung dan kebun masyarakat itu tidak pernah ada di wilayah tersebut.

Konflik antara Warga Jambi dengan PT WKS dimulai dari tahun 2007. Salah satu  peristiwa tragis yang terjadi dikarenakan konflik tersebut adalah ketika Indra Pelani tewas mengenaskan dengan tangan terikat dan badan penuh luka memar. Pada 27 Agustus 2015, Indra Pelani menjemput Nick Karim (Anggota Jaringan WALHI Jambi) di Simpang Kedatangan Nick dari Muarabulian, Kabupaten Batanghari untuk ikut mempersiapkan panen raya padi dan palawija kedua kali di atas lahan yang diklaim milik warga Tebo.

Lahan yang dituju oleh Indra Pelani dan Nick Karim merupakan lahan yang berada didalam konsensi PT WKS, oleh karena itu mereka harus melewati portal pos penjagaan PT WKS. Saat melewati portal tersebut, Indra Pelani dan Nick Karim dihadang tidak boleh masuk oleh 7 orang anggota Unit Reaksi Cepat (URC) yang dibentuk oleh PT KWS. Awalnya Indra Pelani dan Nick Karim adu mulut dengan mereka namun pada akhirnya, Indra Pelani ditarik ke tujuh orang tersebut dan kemudian dihajar. Nick Karim berusaha untuk melerai namun ia tidak berhasil dan diselamatkan oleh warga.  Setelah menghilang selama 8 (delapan) jam, Indra Pelani ditemukan sudah tidak bernyawa di lahan konsensi PT WKS.

Berdasarkan keterangan 7 orang anggota URC,  pertama-tama Indra Pelani dianiaya dengan cara dipukul. Setelah dikeroyok, korban langsung dibawa ke Distrik 8 untuk diobati dengan menggunakan mobil double cabin. Namun karena Indra Pelani memberontak, ketujuh orang tersebut langsung mengikat leher, kaki serta tangan Indra Pelani dengan tali. Karena ikatan yang di leher terlalu kencang, akhirnya Indra Pelani menghembuskan nafas terakhirnya.  Kasus ini kemudian dilaporkan ke pihak yang berwajib. Selain ke Kepolisian, kasus ini juga dilaporkan ke Komnas HAM.

Tercatat 7 tersangka pembunuhan dan penganiayaan kasus Indra Pelani menyerahkan diri pada tanggal 2 Maret 2015. 7 orang tersebut adalah Jemi Hutabarat, Zaidan, M.Ridho, Febrian, Deispa, Asmadi dan Ayatulllah Khomani. Namun akhirnya, 6 orang yang ditetapkan menjadi terdakwa adalah:

No Nama Pekerjaan Pasal yang Dikenakan
1 Asmadi bin Efendi Security URC PT WKS Pasal 338 dan Pasal 170 (3) KUHP.
2 Ayatulloh Komaini
3 Diepsa bin Darji
4 M.Ridho bin Ar Sayuti
5 Zaidian bin Mahmur
6 Panji Kris Hariyanto Sopir Mobil Forestry -*

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Muara Bullian menjatuhkan pidana penjara selama 14 tahun penjara kepada Asmadi, Ayatullah dan Diepsa. Zaidan dijatuhi pidana penjara selama 8 tahun. Sedangkan M.Ridho dijatuhi pidana penjara selama 10 tahun.

Tragedi tewasnya petani yang memperjuangkan lahannya yang dirampas PT. WKS bukanlah yang pertama karena pada Agustus 2010 lalu, Ahmad Adam (45) petani Tanjung Jabung, tewas ditembak anggota Brimob Polda Jambi, yang sedang melakukan pengamanan terhadap konsesi perusahaan PT. WKS yang berkonflik dengan masyarakat setempat.

Untuk mengetahui kasus pembunuhan dan penganiayaan Indra Pelani lebih lanjut bisa melihat tautan dibawah ini:

  1. http://www.mongabay.co.id/2015/03/03/horor-di-konsesi-app-petani-tebo-tewas-mengenaskan/
  2. http://elsam.or.id/2015/10/usut-tuntas-pelaku-pembunuhan-indra-pelani/
  3. http://www.mongabay.co.id/2015/03/07/kematian-petani-di-tebo-jambi-akibat-konflik-lahan-berkepanjangan/
2018-09-05T18:08:20+00:00