Home2018-09-05T15:37:24+00:00

ENVIRONMENTAL DEFENDER CASES

SEE MORE

WHAT IS ENVIRONMENTAL DEFENDER

9 Desember 1998, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mensahkan Deklarasi Pembela Hak Asasi Manusia. Deklarasi ini merupakan nafas baru bagi para pembela hak asasi manusia untuk memajukan dan memperjuangan dan pemenuhan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan dasar baik ditingkat nasional maupun ditingkat internasional. Deklarasi ini juga memberikan kewajiban terhadap negara/pemerintah untuk mengambil semua tindakan yang perlu untuk memastikan perlindungan oleh badan yang berwenang terhadap setiap orang, secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama, terhadap setiap pelanggaran, ancaman, balas dendam, diskriminasi de facto atau de jure yang bersifat sebaliknya, tekanan atau tindakan sewenang-wenang lainnya sebagai akibat dari tindakan mereka yang sah dalam melaksanakan hak-hak asasi manusia.

Pembela HAM, dalam deklarasi pembela HAM adalah istilah yang digunakan untuk menjabarkan orang-orang yang, secara indivu ataupun bersama orang lain, bertindak untuk mempromosikan atau melindungi hak asasi manusia. Termasuk didalamnya adalah mereka yang melakukan tindakan untuk melindungi lingkungan hidup.

Jika mengacu pada kontek Pembela HAM, maka dalam konteks yang spesifik, environmental defender(Pembela Lingkungan Hidup) adalah orang atau sekelompok orang yang secara sukarela maupun professional bekerja untuk melindungi lingkungan hidup dan hak atas tanah serta sumber daya alam lainnya dari kerusakan atas bisnis berskala besar seperti pertambangan, ekspansi perkebunan, reklamasi, dan konsesi hutan.

SIAPA ENVIRONMENTAL DEFENDER

Orang-orang tersebut dapat saja merupakan pemimpin masyarakat adat, petani, nelayan, aktivis lingkungan hidup, mahasiswa, pengacara, jurnalis dan profesional lainnya yang memiliki perhatian khusus terhadap keselamatan lingkungan hidup.

Kami menemukan banyak upaya yang dilakukan oleh mereka yang berkepentingan dengan proyek pertambangan, ekspansi perkebunan, reklamasi, ikehutanan, dan proyek-proyek yang merusak lingkungan hidup melakukan cara-cara represif untuk membungkam suara-suara para environmental defenders. Upaya itu mulai dari intimidasi/ancaman, kriminalisasi, penganiayaan, hingga penghilangan nyawa. Mereka yang berkepentingan ini tidak saja sebatas pengusaha atau perusahaan, tetapi tidak jarang “negara” menjadi perpanjangan tangan mereka untuk membungkam suara-suara para environmental defenders

HOW WE COLLECT DATA

Kami menggunakan verifikasi dua langkah, yaitu: langkah pertama, menggali informasi melalui pemberitaan di media massa/online yang kredibel/website lembaga-lembaga Hak Asasi Manusia, dan pemantauan langsung ke lapangan; langkah kedua, menghubungi jaringan daerah tempat terjadinya kasus, untuk memastikan kebenaran informasi awal. Data yang kami sajikan adalah yang telah melewati werifikasi dua langkah. Dengan demikian, maka kebenaran data dapat dipertanggungjawabkan.

HOW WE WORK

Kami menyadari database yang dibangun ini belum mampu mencitrakan apa yang sebenarnya terjadi pada environmental defenders. Untuk itu, kami membangun jaringan dengan organisasi non pemerintah lainnya untuk mengumpulkan semua data dan informasi terkait kasus-kasus enviromental defenders yang terjadi di Indonesia. Database ini berisikan informasi tentang kasus-kasus environmental defenders sepanjang tahun.

Data disajikan dalam bentuk laporan singkat, dan analisa terhadap kecenderungan politik pada saat itu. Data yang ditampilkan mulai dari waktu kejadian, kasus yang dialami oleh environmental defenders, wilayah/tempat kejadian, tipologi kasus, korban/environmental defenders, tindakan yang dialami, akibat dari tindakan tersebut, pelaku, dan perkembangan terbaru yang akan selalu di update. Data-data tersebut akan disajikan dalam bentuk laporan satu tahunan. Sehingga dapat digunakan untuk melihat kecenderungan ke depan terhadap perlindungan bagi environmental defenders.

Secara khusus, kami akan mengupas kasus-kasus yang berdimensi besar yang melibatkan orang-orang yang memiliki pengaruh. Hal ini penting, untuk mengukur sejauh mana hukum bisa berjalan dengan baik, tanpa dipengaruhi oleh intevensi kekuasaan. Terhadap kasus-kasus ini, kami juga tidak akan menutup kemungkinan untuk terlibat dalam melakukan pembelaan-pembelaan yang dibutuhkan, tidak terbatas hanya menyediakan pembela, tetapi bisa saja menyangkut semua hal yang diperlukan untuk membela kasus sepanjang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku

WHO WE ARE

AURIGA salah satu lembaga yang memiliki perhatian khusus terhadap perlindungan bagi para environmental defender, upaya pertama yang kami lakukan adalah membangun pendataan (data base) terhadap kasus-kasus yang dialami oleh para Enviromental Defender. Data ini bertujuan untuk melihat sebaran kasus yang terjadi di Indonesia yang memiliki luas 1.913.578,68 M2 yang terdiri dari 34 Provinsi.

Data base yang dihimpun ini akan sangat bermanfaat untuk mengukur sejauh mana negara dalam hal ini pemerintah menjalankan perannya untuk memberikan perlindungan bagi para pembela HAM, khususnya bagi para environmental defenders. Hasil akhir dari data ini adalah akan adanya laporan tematik kasus-kasus environmental defender, dan langkah-langkah untuk melakukan pembelaan

Data ini tentunya tidak dapat menjangkau seluruh kasus yang terjadi di Indonesia yang begitu luas, namun setidaknya data ini dapat mewakili apa yang sesungguhnya sedang terjadi dan sedang dialami oleh para environmental defenders di Indonesia.

Recent Post